Sop Buntut Dahapati, Citarasa Kolonial Mak Nyuusss

Leave a comment

Oct 3, 2012 @ 10:53 by tanya gooogle

Sop Buntut Dahapati, Citarasa Kolonial Mak Nyuusss

Sop buntut adalah makanan peranakan Indonesia-Belanda yang sangat populer. Banyak sekali rumah makan di seluruh pelosok Indonesia yang menyajikan sop buntut. Sayangnya, kebanyakan sop buntut yang disajikan berkualitas rata-rata. Hanya ada beberapa penjual sop buntut yang perlu dicatat secara khusus, seperti di Jakarta Pusat, Bogor, dan Mojokerto.

Saya sendiri sebenarnya sudah mulai mengurangi konsumsi sop buntut, mengingat kandungan lemaknya yang sangat tinggi. Tetapi, bila ada sop buntut yang istimewa, saya selalu memberi izin khusus kepada diri saya untuk mencicipinya – bahkan seringkali malah menghabiskan seporsi penuh.

Untungnya, sop buntut istimewa itu tempatnya cukup jauh untuk dijangkau. Di Bandung! Karena itu, saya hanya dapat menikmatinya setahun sekali atau dua kali. Yang satu ini sungguh istimiwir. Kalau menurut ukuran lidah saya, sangat boleh jadi ini adalah sop buntut paling baik di dunia.

Rumah makan ini memang fokus ke sajian utama sop buntut. Para tamu pun tidak mau pusing-pusing melihat daftar menu karena mereka tahu apa yang mereka ingini bila datang ke rumah makan itu. Tempatnya cukup mudah ditemukan, tepat di seberang SPBU Cipaganti. Di situ ada sebuah compound tiga rumah tua yang masih terawat apik. Salah satunya bernama Dahapati. Ketiga rumah ini dulunya milik para pangeran dari Siam yang mengungsi ke Bandung sekitar tahun 1930-an ketika terjadi kudeta di Thailand. Salah seorang keturunan pangeran Siam itulah yang kini mengoperasikan rumah itu sebagai gerai sop buntut yang terkenal.

Citarasa sop-nya mengingatkan saya pada masakan oma-oma Belanda di masa lalu. Kaldunya terasa tebal, tetapi tidak machtig. Aroma dan citarasa pala cukup menonjol, di atas bumbu-bumbu lainnya dalam keseimbangan yang cantik. Segar dan gurih. Daging buntutnya sangat empuk. Lemaknya di-trim, sehingga tidak berlebihan. Seperti sudah menjadi mode masa kini, boleh pilih buntut goreng atau the original – buntut rebus.

Kentang, wortel, dan buncisnya pun dimasak pas, tidak terlalu lembek, sehingga semangkuk sop buntut ini memang tampil sempurna.

 

Sumber: http://bit.ly/QkBkyz

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: