Anak Indigo Punya Kemampuan Indra Keenam Sejak Lahir

Leave a comment

Oct 3, 2012 @ 10:32 by tanya gooogle

Anak indigo merupakan anak yang memiliki kemampuan istimewa dan perilaku berbeda, yang secara awam diasumsikan sebagai indra keenam. Dari beberapa penelitian yang ada, anak indigo memiliki indra keenam sejak lahir.

“Anak indigo dikategorikan sebagai anak berkebutuhan khusus yang memiliki perilaku berbeda tapi dari segi kognitif, daya pikir dan kecerdasan normal. Ciri khasnya perilaku berbeda, sering juga disebut indra keenam. Biasanya sudah ada sejak lahir,” ujar dr Suzy Yusnadewi, Sp.KJ(K), psikiater anak dari RSJ Grogol, saat berbincang dengan detikHealth,seperti ditulis Rabu (3/10/2012).

Menurut dr Suzy, definisi anak indigo secara medis sendiri hingga kini masih kontroversial. Namun melihat fakta sosial yang ada, anak indigo sering dicirikan dengan kemampuan indra keenam, yang bisa melihat peristiwa yang akan datang atau melihat makhluk halus.

Bahkan ada yang menganggap bahwa anak indigo hampir mirip dengan pasien skizofrenia karena sering berhalusinasi.

Dokter yang juga berpraktik di Klinik Talenta Center ini mengatakan, hingga sekarang ada dua anggapan tentang anak indigo, pertama anak indigo termasuk skizofenia karena suka berkhayal dan kedua merupakan faktor genetis yang diturunkan karena orangtuanya memiliki indra keenam.

Namun sekali lagi, indigo memang masih kontroversi secara ilmiah dan belum sepenuhnya dipahami secara ilmu pengetahuan. Bahkan di kalangan ahli pun, fenomena indigo ditanggapi dengan pendapat yang berbeda.

dr Erwin Kusuma SpKJ (K) yang menjabat sebagai penasihat Yayasan Peduli Pendidikan Anak Indigo (YPPAI), mendefinisikan anak indigo sebagai anak yang terlahir dengan kemampuan yang bersifat spiritual dan memiliki kecerdasan yang tinggi.

“Anak indigo terlahir dengan kemampuan yang bersifat spiritual dan memiliki kecerdasan yang tinggi. Kemampuan spiritualnya bisa bermacam-macam dan berbeda dengan dari teman sebayanya,” kata dr Erwin Kusuma SpKJ (K), yang juga psikiater dari RSPAD Gatot Subroto.
Lebih lanjut lagi, dr Erwin menerangkan bahwa kemampuan spiritual tersebut meliputi kemampuan untuk melihat masa depan, melihat masa lampau, telepati, membaca pikiran, bahkan melihat hal-hal yang gaib seperti hantu, makhluk halus dan hal-hal supranatural lainnya. Tak jarang orang menyebut orang indigo sebagai orang yang memiliki indera keenam.

Padahal menurut dr Erwin, pemahaman mengenai indigo tidak sedangkal itu. Untuk dapat disebut sebagai indigo, seseorang harus memiliki kecerdasan yang tinggi dan kemampuan spiritual yang baik. Anak indigo memiliki kemampuan pemahaman yang melebihi anak-anak seusianya. Namun ia juga memiliki kemampuan spiritual yang tinggi.

Sedangkan berdasarkan beberapa penelitian, seperti dikutip dari buku ‘Misteri Indra Keenam pada Anak’ karangan Zen F. Hawka, anak indigo didefinisikan sebagai anak yang memiliki indra keenam sejak lahir, atau bisa dikatakan anak indigo adalah ciri anak yang memiliki indra keenam.

Pada umumnya, manusia memiliki lima indra atau yang sering disebut dengan panca indra, yaitu indra penglihatan (mata), pendengaran (telinga), pengecap (lidah), penciuman (hidung) dan peraba (kulit).

Namun berdasarkan beberapa fakta sosial dan beberapa fenomena ganjil tentang keberadaan diri manusia itu sendiri, para ilmuwan menemukan kenyataan bahwa selain lima indra tersebut, ada satu indra lagi yang dimiliki oleh setiap manusia, yaitu indra keenam (the sixth sense atau Extra Sensory Perception). Sebagian kalangan mengasumsikan hal itu sebagai kekuatan supranatural.

Dengan kemampuan tersebut, anak indigo bisa memiliki kemampuan istimewa yang tidak dimiliki anak lain. Misalnya, telepati yang bisa memancarkan pemikirannya kepada orang lain tanpa harus mengenal batas. Anak indigo biasanya juga memiliki kemampuan untuk melihat makhluk halus atau peristiwa yang akan datang.

“Dengan indra keenam, anak indigo biasanya bisa melihat makhluk halus atau peristiwa yang akan datang. Mereka memiliki kemampuan yang tidak bisa diterima akal sehat. Anak indigo biasanya juga memiliki pikiran sendiri, sering mengkhayal dan diam, tapi dia bisa menceritakan sesuatu secara detail walaupun mereka tidak pernah melihatnya sendiri,” tutup dr Suzy.

 

Sumber: http://bit.ly/QNegZx

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: