6 Kebiasaan Kecil Perusak Kesehatan

Leave a comment

Sep 27, 2012 @ 9:16 by tanya gooogle

 

Kesehatan tubuh tidak melulu dikaitkan dengan olahraga rutin atau asupan makanan dengan nutrisi yang benar. Keduanya, memang penting, tapi mungkin Anda melupakan hal-hal kecil ini, yang ternyata juga dapat mengganggu kesehatan tubuh. Jika Anda merasa melakukan kebiasaan ini, ubah segera agar kesehatan tubuh meningkat.

Bergosip
Menghabiskan waktu 20 menit setiap harinya untuk bergosip, sama dengan meningkatkan ketegangan dan stres selama empat jam ke depan. Penelitian di Rhode Island Brown University mengatakan, jika membicarakan hal positif dapat mengurangi stress hingga 72 persen, atau tiga bulan ke depan. “Pemikiran positif dapat meningkatkan suasana hati, dan hormon antidepresan, serta meningkatkan kerja otak,” papar Scott Haltzman, MD, penulis‘The Secrets of Happy Families’.

Terlalu serius
Saat pekerjaan sedang menumpuk, luangkan waktu sebentar untuk menyegarkan pikiran. Penelitian di Jerman University Medical Center Hamburg-Eppendorf menunjukkan, bahwa mengambil waktu untuk istirahat yang tenang dari pekerjaan, dapat meningkatkan produksi senyawa penghilang rasa sakit dalam waktu cepat.

Tidak membersihkan meja makan
Cek kebersihan dapur dan meja makan. Pastikan Anda membersihkannya secara rutin. Terutama setelah makan malam, bersihkan meja dengan cairan antibakteri seperti yang sering dilakukan di restoran-restoran. Hal ini untuk meminimalkan pertumbuhan kuman.

Melupakan tabir surya
Penelitian terbaru di Universitas Missouri Sains and Technology menunjukkan, bahwa penggunaan tabir surya secara rutin dapat mengurangi risiko kanker kulit. Agar tabir surya dapat bekerja maksimal, oleskan 15 menit sebelum Anda melakukan aktivitas di luar ruangan.

Mengabaikan pesan
Entah itu sms, chat, atau pesan-pesan elektronik lainnya, sebaiknya, sempatkan untuk membalasnya. Anda disarankan untuk terus menjalin hubungan pertemanan melalui sarana elektronik tersebut. Cara ini, membantu hampir 100 persen orang dalam mengurang rasa tertekan, demikian menurut penelitian dari California University. Alasan: Hubungan sosial yang kuat dan masukan dari teman-teman meningkatkan produksi hormon serotonin dan dopamin antidepresan.

Konsumsi kopi berlebih
Kafein pada kopi memang dapat membantu Anda mengatur gula darah, menyehatkan otak, dan mengurangi risiko diabetes. Namun, kopi juga bersifat hidrator yang membuat cairan tubuh berkurang. Sebaikanya, batasi kopi dan perbanyak mengkonsumsi air putih.

 

Sumber: http://bit.ly/SBJtk5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: