Puasa, Tetap Utamakan Tumbuh Kembang Anak

Leave a comment

Jul 24, 2012 @ 11:25 by tanya gooogle

Berpuasa membuat hampir setiap orang, termasuk ibu rumah tangga, kerap memperhitungkan segala aktivitasnya. Semua pekerjaan yang dilakukan sebisa mungkin tidak mengeluarkan energi yang terlalu besar.

Bekerja seefektif mungkin bukan berarti menomorduakan tumbuh kembang anak. Selain dituntut menahan lapar, haus, serta hawa nafsu, di bulan yang suci ini umat Islam juga didorong untuk meningkatkan kesabaran, termasuk dalam mendampingi perkembangan sang buah hati.

Tumbuh kembang anak ditentukan oleh beberapa faktor, di antaranya pendidikan yang diberikan orangtua dan hal-hal yang didapat dari lingkungan sekitar. Segala sesuatu yang dilihat, didengar, dan dirasakannya dapat memengaruhi perkembangan kecerdasan dan mobilitas anak.

Selama berpuasa, orangtua juga tetap dituntut memberikan pendidikan dan mengajarkan hal-hal yang positif bagi anak, seperti memberikan sebuha penalaran tentang makna puasa dan memberikan contoh-contoh yang mudah dicerna si kecil. Jangan lupa untuk selalu memenuhi kebutuhan nutrisinya dan memberikan mainan yang dapat memicu otaknya berpikir kreatif.

Seperti bulan Ramadhan sebelumnya, Lintang (33) tak pernah surut memberikan perhatian maksimal bagi anak-anaknya yang masih kecil. Anaknya, Ammar, yang masih berusia 3,5 tahun senantiasa diajarkan pola disiplin dalam tiap aktivitasnya. Kebiasaan bangun tidur di pagi hari dan selalu memperhatikan makanan dan minuman yang hendak dilahap telah terpatri dalam anak sulungnya.

Makan tiga kali sehari dengan asupan nutrisi seimbang, istirahat cukup, dan memelihara kesehatan gigi dengan selalu menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur telah ditanamkan sejak lama. Ibu rumah tangga ini juga giat memberikan pengajaran-pengajaran yang bermanfaat bagi masa depan anaknya, seperti mengajarkan cara berhitung, membaca, dan berbahasa. Jadwal belajar, bermain, serta menonton televisi telah tertata dengan baik.

Kebiasaan-kebiasaan tersebut tetap dilakukan di kala berpuasa. Walaupun si ibu sedikit kurang istirahat karena harus bangun sahur, dengan mengkonsumsi makanan sehat dan minum air putih, kondisi fisiknya tidak terganggu. Kondisi fisik tersebut semakin prima dengan mengkonsumsi banyak buah saat berbuka dan sahur.

“Banyak makan buah dan minum air putih saat berbuka dan sahur, minimal delapan gelas agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Dengan langkah sederhana tersebut, tubuh terasa fit dan berenergi merawat si kecil,” pungkas Lintang.

 

 

 

Sumber: http://bit.ly/OkeFP5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: