Semakin Malam, Hasrat untuk Makan Junk Food Bertambah Besar

Leave a comment

Jul 18, 2012 @ 10:46 by tanya gooogle

img
Malam hari merupakan waktu yang paling ‘berbahaya’ bagi para pelaku diet atau mereka yang berusaha disiplin menjalani pola makan sehat. Seiring terbenamnya matahari, kecenderungan orang untuk makan junk food semakin besar.

Survei yang diadakan Massive Health menunjukkan ada kesamaan dalam kebiasaan makan sehari-hari pada sebagian besar orang di dunia. Pagi hari biasanya diawali dengan sarapan sehat, namun berangsur-angsur memburuk seiring berjalannya waktu dan pada malam hari, banyak yang akhirnya tak dapat menahan godaan untuk makan makanan manis, asin serta junk food.

“Tingkat kesehatan dari makanan yang dikonsumsi menurun sebanyak 1,7 persen setiap jam setelah lewat waktu sarapan,” ujar Aza Raskin, pendiri Massive Health seperti dikutip dari Shape.

Pada pukul 10.00, survei mencatat orang di Amerika Utara dan Selatan cenderung mengonsumsi sarapan sehat. Namun saat pukul 22.00, konsumsi mereka didominasi makanan tidak sehat. Sementara pada pukul 01.00 dini hari hampir tidak ditemukan orang yang menjalankan pola makan sehat. Kecenderungan yang sama juga terjadi di negara-negara Eropa, Asia dan wilayah lainnya.

Seperti dilansir Salt, data tersebut dikumpulkan dari aplikasi iPhone yang dikembangkan Massive Health, Eatery. Selama lima bulan, peneliti mencatat, menghitung dan menelusuri seberapa sehat makanan yang dikonsumsi para pengguna aplikasi tersebut. Tercatat ada sekitar 500 ribu makanan dari pengguna aplikasi di 50 kota.

Penelitian berskala besar ini hanya menunjukkan kecenderungan perilaku makan orang secara rata-rata, tapi tidak menjelaskan apa yang menyebabkan mereka mengonsumsi makanan tidak sehat saat malam hari. Namun bisa dikatakan, masalah yang membuat orang cenderung mengonsumsi junk food di malam hari karena pilihan makanan sehat lebih sedikit dibandingkan pagi atau siang hari.

Di atas pukul 21.00, biasanya energi telah terkuras karena telah digunakan untuk beraktivitas dari pagi. Ketika rasa lapar datang, orang lebih memilih menggunakan layanan delivery order dari restoran cepat saji atau makan seadanya dari apa yang tersisa di kulkas dan meja makan. Minimnya pilihan makanan membuat orang tidak memerhatikan kandungan nutrisi dan berpikir, ‘yang penting perutku kenyang’.

Kemungkinan lainnya yang diungkapkan beberapa penelitian, karena sejak pagi sampai siang pelaku diet sudah berusaha menjaga pola makan sehat, kegigihan mereka akhirnya mengendur di malam hari. Akibatnya, hasrat untuk ngemil makanan berlemak dan berkalori tinggi pun tak tertahankan.

 

 

 

 

Sumber: http://bit.ly/M8iKVG

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: