3 lokasi paling berkuman di rumah

Leave a comment

Jun 18, 2012 @ 2:06 by tanya gooogle

Rumah tak sekadar tempat melepas lelah setelah seharian beraktivitas. Namun juga sebagai tempat bermukim. Oleh karena itu, amat penting menjaga kebersihan rumah sehingga terhindar dari bakteri penyakit.

“Rumah bersih dan terawat itu sangat penting sekali karena anggota keluarga banyak melakukan hal sehari-hari di rumah. Rumah bersih dan sehat merupakan awal mula keluarga sehat,” jelas dr. Nurrahmiati, MKM, Pakar Kesehatan Masyarakat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Menurut dia, ada tiga ruang utama di rumah yang harus mendapat perhatian khusus karena menjadi sarang kuman, antara lain,

1. Dapur
Kebiasaan orang Indonesia adalah membersihkan tempat-tempat yang banyak dilihat orang, seperti ruang tamu dan ruang keluarga.

“Mereka malu kalau rumah mereka berantakan, dan berpikir tamu tidak mungkin main ke dapur. Padahal dapur tempat terkotor di rumah, ” ungkap dokter yang biasa disapa dr. Ati itu.

Dapur merupakan area rumah yang paling kotor dan menyimpan jutaan bakteri. Dapur juga menjadi tempat kontaminasi silang bakteri karena di dapur menjadi tempat untuk menyimpan, mengolah atau menyajikan makanan dan tidak bersihnya alat-alat makan.

“Tempat favorit kuman di dapur adalah tempat cuci piring dan lantai,” kata dr Ati. “Tempat sampah juga tempat favorit kuman, sehingga gunakan tempat sampah tertutup agar tidak mengundang bakteri datang.”

2. Kamar mandi
Penelitian membuktikan jika dudukan toilet menjadi sarang jutaan bakteri. Selain itu, lantai dan bak mandi juga menjadi tempat berkumpulnya bakteri jika tidak dibersihkan.

“Yang terlupakan dan jarang dibersihkan adalah saluran pembuangan air,” kata dr Ati.

3. Ruang keluarga
Ruang tengah atau ruang keluarga sering difungsikan sebagai tempat menghabiskan waktu bersama keluarga sekaligus berpotensi menjadi tempat yang sering dihuni bakteri.

“Sambil menonton tv, kita ngemil. Tanpa disadari serpihan makanan tersebut jatuh ke sofa. Jika tidak segera dibersihkan akan jadi tempat berkembangnya bakteri,” jelasnya.

Selain itu, debu juga senang menempel di sofa atau karpet yang berbahan kain atau beludru yang tidak dibersihkan. Jika dibiarkan akan menyebabkan gangguan pernafasan dan sumber alergi.

 

 

Sumber: bit.ly/NIWJ3A

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: