Kurang Tidur Pengaruhi Pemilihan Makanan

Leave a comment

Jun 14, 2012 @ 2:52 by tanya gooogle

Kurang tidur tidak hanya menyebabkan lesu di siang hari saja, yang membuat kita terlihat berantakan. Lingkaran hitam pada mata, menguap berulang kali dan mengucek-ucek mata tentu saja bakal menganggu kerja.

Sebuah penelitian terbaru menunjukan dampak lain. Kurang tidur dapat mempengaruhi daya otak, terutama saat memilih makanan yang tidak sehat.

Pusat Penelitian Obesitas di New York melakukan penelitian ke 25 orang peserta yang memiliki berat badan normal. Secara bergantian, mereka akan diberikan waktu untuk tidur selama sembilan jam dan empat jam. Kemudian, para peserta diperlihatkan foto-foto makanan yang umummya dianggap sehat (buah-buahan, sayuran, dan gandum), dan makanan tak sehat (pizza, donat, dan permen).

Para peneliti menemukan bahwa ketika mereka memilih makanan sendiri, artinya mereka akan mengkonsumsi rata-rata 300 kalori per hari, setelah malam, dengan kuantitas waktu tidur empat jam.

Orang yang kurang tidur lebih tertarik pada makanan yang tidak sehat. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi gangguan aktifitas pada lobus frontal dan daerah otak lain yang terkait dengan kompleks pengambilan keputusan.

“Bila Anda kurang tidur, Anda mungkin membuat pilihan makanan yang tidak tepat. Otak tidak bisa lagi meyakinkan dirinya bahwa makanan sehat adalah pilihan yang tepat ” kata seorang peneliti di University of California, Berkeley, Stephanie Greer seperti dikutip dari msnbc.

Menurut seorang Psikolog di UC Berkeley, Michael Walker, penelitian ini tidak melihat keputusan tentang apa yang dimakan oleh sesorang, melainkan gagasan bagaimana orang bertindak atas keinginan mereka untuk minikmati makanan yang tidak sehat.

Bagaimana dengan peserta yang mendapatkan  kualitas tidur malam yang baik ? Tentunya mereka juga ditunjukkan gambar-gambar makanan dan diminta untuk menilai keinginan mereka dalam makanan itu. Dan hasilnya jauh berbeda, mereka tidak tertarik pada makanan yang tidak sehat.

“Hasil ini menjelaskan bagaimana otak menjadi terganggu akibat kurang tidur, sehingga menyebabkan pemilihan makanan yang cenderung tidak sehat,” tambah Greer.

 

 

Sumber: bit.ly/OE8m9P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: