Jejaring Sosial untuk Petani

Leave a comment

Jun 6, 2012 @ 2:04 by tanya gooogle

 Fakta bahwa Indonesia merupakan salah satupengguna Twitter terbesar di dunia.dan juga pengguna terbesar ketiga pengguna Facebook di dunia,bahkan Blackberry telah melakukan Penelitian danIndonesia sebagai salah satu pasar yang palingmenguntungkan, dan para produsen gadgetbersemangat mengincar konsumen indonesian darigolongan atas…wah memprihatinkan ya, ternyata Indonesia terkenal dengan masyarakatnya yang konsumtif bukan produktifitasnya.
Tapi lain halnya kang ade 24 tahun dari desa  kadaka jaya,,dia adalah seorang petani muda yang meneruskan usaha keluarganya secara turun temurun,dan beliau mengunakan kecanggihan teknologi untuk hal2 yang berguna atau positif terutama untuk kemajuan usahanya,,bahkan seorang wartawan BBC pernah mewawancaranya baru-baru ini..”Sebagai petani kitaterus-menerus perlu teknologi baru untuk meningkatkan mata pencaharian kami,” kata Ade di sela-sela istirahat dari mengangkat cabai yang di panennya.

“Tidak ada cara bagi kita untuk mengetahui apa yang konsumen butuhkan dikota , atau ketika produk yang kami kirimkan telah tiba di toko,, Kita harus terus menelepon para pemilik toko untuk mencari tahu, danjaringan telepon di daerah ini tidak bagus katanya.

                           Mathieu Le Bras adalah pendiri8villages, jaringan sosial bagi petani.
Kesenjangan ini antara pedesaan dan perkotaan di mana teknologi start-up 8villages melihat sebuah peluang meski dengan hanya menggunakan ponsel, danjejaring sosial buat petani ini menjalin kerja sama dengan perusahaan ponsel raksasa yaitu Nokia

Kang ade memanfaatkan jejaring sosial buat para petani yang bernama “8villages””8villages adalah jaringan bisnis sosial bagi petani,” kata pendiri dankepala eksekutif Mathieu Le Bras. “yang menyediakan link ke pembeli lokal atau kepenjual lokal mereka dan petani lainnya yang menanam tanaman yang sama seperti mereka” .

“Kami memiliki lebih dari tujuh miliar pengguna di dunia,” kata Mr Chirotarrab di kantor pusat Nokia di Jakarta.”Sekitar setengah dari mereka memiliki ponsel di saku mereka Tapi hanya satu miliar konsumen inimenggunakan di internet.. Rencana Nokia adalah untuk menghubungkan miliaran konsumen tersebut ke internet.”
Kedua perusahaan besar seperti Nokia dan start-upseperti 8villages ingin lebih banyak konsumen baru daripedesaan Indonesia, tetapi ini tidak mungkin terjadi dalam semalam,karena jaringan telepon di setiap kabupaten belum merata,,dan pedesaan belum mendapat prioritas dari perusahaan provider tertentu maupun dari pemerintah.

Wah ini mesti di tiru para petani kita yang lain ya..jangan cuma mengunakan jejaring sosial hanya untuk membuang waktu percuma dan tak menghasilkan dan yang jelas merugikan baik waktu maupun materi.

Sumber: bit.ly/LwjdjK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: