Jangan Terjebak Label Makanan

Leave a comment

May 18, 2012 @ 1:49 by tanya gooogle

Eat like a nutrionist and cook like a chef. Istilah ini sebaiknya ditanamkan dalam diri sejak dini. Makan dengan rasa lezat tetapi hidup tetap sehat. Sayangnya hal ini sering terabaikan saat berbelanja. Penampilan kemasan yang cantik, komposisi, dan harga diskon kerap kali menjadi tujuan.

Jangan terjebak oleh kemasan berlabel licik yang dibuat oleh produsen. Pelajari jenis makanan apa saja yang baik untuk dikonsumsi, bedakan mana yang baik dan mana yang jahat, seperti yang dilansir dalam Fitness Magazine.

Gluten free atau bebas gluten
Penjualan produk bebas gluten hanya dirancang untuk orang dengan penyakit celiac, atau orang yang tidak memiliki kemampuan gluten. Gluten banyak dijumpai pada bahan pangan seperti gandum, barley, dan rye. Namun, banyak orang bepikir makanan ini justru dapat menurunkan berat badan.

Fakta: Hampir semua makanan berlogo free gluten memiliki harga tinggi. Makanan bebas gluten tidak akan membuat Anda sehat atau menurunkan berat badan.Justru makanan ini cenderung tinggi kalori dan rendah serat.

Free trans fat atau bebas lemak trans
Di beberapa negara seperti New York, telah melarang penggunaan lemak trans pada tiap restoran. Minyak dengan lemak trans akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Fakta: Berkat semua celah FDA, membuat produsen mengklaim semua produk yang mereka buat adalah bebas lemak untuk pemakaian setengah porsi. Tapi, jika Anda memakan dua genggan kerupuk dan beberapa makanan lainnya dalam satu hari, berati sama saja Anda konsumsi 2,5 gram lemak ke dalam tubuh.

Lemak trans banyak terdapat pada makananan yang diolah dengan pemanasan tinggi, seperti junk food atau kue donat.

Whole grain
Hampir setiap orang berlomba-lomba untuk membeli produk makanan satu ini. Dengan label kesehatan dengan serat baik makanan ini banyak diburu bagi para pecinta kesehatan.

Fakta: Semua gandum memang menyehatkan. Tapi, jika Anda melihat label roti “100% gandum”, ini sama sekali tidak benar. Ini salah satu tipu daya dari produsen. Cek saja pada label kemasan, Anda tidak akan menemukan pemakaian gandung dalam jumlah 100 %, karena ada penambahan jenis tepung lain yang digunakan dalamnya.

Rendah lemak
Setiap menemukan label ini, setiap orang pasti akan membelinya. Dan hampir 30 persen orang membeli produk ini setelah melihat labelnya.

Fakta: Banyak makanan rendah lemak, tetapi makanan tersebut juga mengandung kalori yang tinggi. Karena untuk mensiati rasa, banyak produsen yang menggantinya dengan gula tambahan pada es krim atau salad diet Anda.

Beberapa makanan rendah lemak yang baik dikonsumsi adalah potongan daging, unggas, susu, keju dan yogourt.

Organik
Makanan organik cenderung memiliki rasa lezat dan nilai lebih menyehatkan karena rendah kalori. Bahkan setiap orang rela mengeluarkan uang lebih banyak untuk makanan sehat satu ini.

Fakta: Dalam beberapa kasus, makanan organik memang menyehatkan. Seperti susu organik yang banyak mengandung omega 3 untuk kesehatan jantung, sapi organik yang cenderung memiliki sedikit lemak jenuh, asam lemak baik dan vitamin E. Tetapi, Anda harus berhati-hati terhadap produk organik olahan seperti biskiut, mi, dan keripik. Karena produk ini justru cenderung memiliki pestidida.

 

 

Sumber: bit.ly/LYJNDc 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: