TIPS: 3 cara hindari kuman di toilet umum

Leave a comment

May 7, 2012 @ 2:47 by tanya gooogle

Mengapa tempat umum begitu ditakuti dan dianggap sebagai sarang kuman? Mungkin itulah pertanyaan pertama yang muncul di benak Anda ketika membaca judul artikel ini. Bagi sebagian orang, tempat umum tidaklah menakutkan dan biasa saja; tapi bagi sebagian orang lainnya, tempat umum adalah area yang mengerikan, sumber segala kuman dan kotoran penyebab penyakit, terutama toilet umum. Tempat yang terang dan terlihat bersih sekalipun tidak bisa dianggap bebas kuman karena pemakainya adalah banyak orang dan tempat itu dipakai jauh lebih sering daripada toilet pribadi Anda di rumah.

Oleh karena itu, berikut tiga hal utama yang bisa Anda lakukan untuk menghindari kontaminasi kuman dari toilet umum.

Minimalkan sentuhan

Hindari menyentuh permukaan toilet, baik itu pegangan pintu, dinding, kran air dan lantainya. Jangan menggunakan tisu yang dibiarkan terbuka menempel pada permukaan wastafel, di dinding, apalagi di lantai. Hindari pula meletakkan tisu, popok, pakaian dalam dan barang pribadi lainnya di permukaan kamar mandi. Jika terpaksa melakukan, maka beri alas plastik yang bersih sebelum meletakkannya.

” Tempat yang terang dan terlihat bersih sekalipun tidak bisa dianggap bebas kuman.”

Gunakan air mengalir

Air yang dibiarkan diam di bak mandi dalam beberapa saat akan menjadi media pertumbuhan kuman, apalagi jika lingkungan sekitarnya tidak bersih. Toilet umum sangat rawan untuk hal ini, sehingga jangan menggunakan air dalam bak untuk membilas tubuh Anda. Cara paling aman adalah dengan menggunakan tisu basah, namun jika tidak memungkinkan, gunakan air yang langsung mengalir dari kran.

Cuci tangan dengan sabun

Bagian terakhir ini yang paling penting dan tidak boleh dilupakan. Sekalipun Anda berhasil untuk tidak menyentuh langsung permukaan kamar mandi, biasakan untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum meninggalkan toilet. Jangan tergesa-gesa saat menyabuni tangan Anda, setidaknya gosok-gosok lembut selama 20 detik sebelum membilasnya. Kemudian ingatlah untuk tidak membuka pintu toilet dengan tangan kosong, gunakan tisu kertas untuk memegang pegangan pintu.

 

 

Sumber: bit.ly/Kdz87L

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: