BlackBerry Akan Bangkit Paling Cepat 3 Tahun Lagi

Leave a comment

May 1, 2012 @ 8:16 by tanya gooogle

Research in Motion (RIM) selaku produsen BlackBerry masih menginginkan untuk bisa menyaingi Apple dan Samsung. Namun, diperlukan waktu yang tak singkat untuk mencapai hal tersebut.

Seperti dikutip dari Associate Press, investor terbesar ketiga RIM, Prem Watsa, menjelaskan bahwa investasi yang ditanamkan kepada RIM dianggapnya sebagai investasi jangka panjang. RIM juga tidak bisa langsung melihat hasilnya dalam hitungan bulan.

“Bisnis RIM akan bisa dilihat dalam tiga hingga lima tahun mendatang,” kata Watsa.

Saat ini, RIM mengalami periode bisnis paling sulit dalam sejarahnya. Warga Kanada, yang menjadi markas RIM, dan Amerika Serikat, justru lebih menyukai ponsel iPhone milik Apple atau perangkat Google Android yang banyak dipopulerkan oleh Samsung Electronics.

Watsa juga mengakui bahwa menyaingi Apple dan Samsung tidaklah mudah. Hal itu dibuktikan dengan penjualan perangkat di tiap-tiap vendor hingga kuartal-I 2012.

Apple iPhone mampu terjual hingga 35,1 juta unit, sementara smartphone milik Samsung terjual 44,5 juta unit.

Ponsel BlackBerry besutan RIM hanya terjual 11,1 juta unit. RIM juga mengakui bahwa selama dua kuartal terakhir, mereka justru malah menurunkan nilai produknya.

“Memang tidak ada jaminan untuk bisa mengalahkan Apple ataupun Samsung dalam tiga atau lima tahun mendatang. Tapi kami akan berusaha,” katanya.

Siapakah Watsa?
Watsa adalah seorang investor kawakan dari Kanada dan pendiri dari Fairfax Financial Holdings Ltd. Bahkan, kekayaannya sempat dibandingkan dengan investor kawakan Warren Buffet.

Pendiri RIM, Mike Lazaridis merekrut Watsa untuk bergabung menjadi dewan direksi RIM. Kondisi tersebut dilakukan saat Lazaridis dan Jim Balsillie mundur sebagai Co-CEO RIM.

Watsa lantas juga meningkatkan jumlah sahamnya di RIM dari 2,2 persen menjadi 5 persen. Lazaridis masih memiliki jumlah saham terbesar di RIM sebesar 5,7 persen. Sementara itu, Primecap Management memegang 5 persen saham RIM.

Lazaridis juga menyebut Watsa sebagai “orang teknis yang jenius”. Padahal, dulu Watsa sempat menolak masuk ke dewan direksi RIM, jika Lazaridis tidak berada di posisi atasnya. Saat ini Watsa menjadi Wakil Ketua Dewan RIM dan ketua komite inovasi baru sejak Januari 2012.

Watsa juga menolak anggapan jika kondisi RIM bangkrut saat ini. Dia mempercayakan bisnis RIM kepada CEO RIM yang baru, Thorsten Heins.

Meski posisinya satu tempat dengan Lazaridis di dewan direksi, Watsa enggan berkomentar tentang arah strategi RIM ke depan.

Sumber: bit.ly/IFaOI0

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: